PENGALAMAN HIDUP PASIEN DENGAN LUKA BAKAR

Main Article Content

Agus Prasetyo Kusman Ibrahim Irman Somantri

Abstract

Luka bakar merupakan salah satu kejadian yang memberikan trauma terhadap pasien. Kondisi ini menyebabkan bukan hanya masalah fisik, tetapi juga masalah psikososial dan spiritual. Perawatan pasien luka bakar telah digambarkan sebagai sesuatu yang mempunyai tantangan dan situasi yang emosional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk mendapatkan data pengalaman hidup pasien maksimal selama satu tahun sejak kejadian. Data didapatkan dengan wawancara mendalam terhadap 7 informan yang terdiri dari 5 laki– laki dan 2 perempuan, usia antara 27 sampai dengan 49 tahun. Analisis data menggunakan metode Colaizzi.Tema yang dihasilkan meliputi nyeri akut dan kronis selama perawatan luka bakar, keterbatasan aktifitas sehari–hari, keterbatasan dalam ritual keagaman, perubahan pemenuhan kebutuhan seksual, jenuh dengan perawatan luka yang lama, perubahan pada harga diri, perubahan pada citra tubuh, perubahan pada peran, sumber dukungan dari keluarga dan lingkungan, dukungan petugas kesehatan, mekanisme koping dengan penguatan spiritual dan motivasi terhadap diri sendiri. Hal baru yang ditemukan pada penelitian ini adalah informan mudah mendapatkan dukungan dari keluarga dan lingkungan, dan mekanisme koping yang digunakan informan didasarkan pada penguatan spiritual.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Prasetyo, A., Ibrahim, K., & Somantri, I. (2014). PENGALAMAN HIDUP PASIEN DENGAN LUKA BAKAR. Jurnal Kesehatan Al-Irsyad, 6(2), 22-38. Retrieved from http://jka.stikesalirsyadclp.ac.id/index.php/jka/article/view/15
Section
Vol. VI, No. 2, September 2014